Sejarah Musik Reggae di Indonesia

reggae

Raggae adalah salah satu aliran musik yang cukup terkenal di Indonesia. Kata ‘reggae’ sendiri diduga berasal dari kata ‘ragged’ dengan logat Afrika. Sejarah musik reggae berkembang pada awal 60-an di negara asalnya, Jamaica. Raggae lahir dari perkumpulan masyarakat Jamaica yang memeluk kepercayaan Rastafari. Hal ini juga tergambar dalam lirik-liriknya yang sarat akan ajaran Rastafari, yaitu mengenai kebebasan, perdamaian, keindahan alam, serta gaya hidup ala bohemian. Salah satu musisi yang paling berpengaruh dalam perkembangan musik reggae adalah Bob Marley.

Dari segi musikalitas, musik reggae memang banyak dipengaruhi oleh aliran musik ska dan rocksteady. Mulai dari ketukan drum multi-ritmiknya, kocokan gitar terbalik atau disebut up-strokes, serta memunculkan nada-nada sinkopasi. Bedanya, reggae umumnya memiliki tempo yang lebih lambat dan memiliki alunan bass serta rhythm gitar yang lebih menonjol dari ska ataupun rocksteady.

Musiknya yang asik dengan gaya khas para musisinya yang intrik, membuat musik reggae mudah berkembang ke seluruh dunia hingga ke tanah air. Di Indonesia, sejarah musik reggae cukup berkembang. Pertengahan 80-an aliran ini masuk ke Indonesia dan diperkenalkan oleh grup band asal Papua, Black Brothers. Sekumpulan anak muda Papua di Bandung juga mendirikan grup band Raggae bernama Emergency Raggae Band.

Musisi Raggae Top dalam Sejarah Musik Raggae di Indonesia

Seiring berjalan waktu, reggae mulai akrab di telinga masyarakat Indonesia dan membentuk sejarah musik raggae. Lirik-lirik ajaran ‘Rasta’ yang universal dan banyak berkaitan dengan permasalah sosial-politik dan humanistik, sangat cocok dengan kondisi sosial-politik di Indonesia. Karenanya, reggae dengan mudah dicintai masyarakat tanah air. Hal ini ditandai dengan munculnya musisi-musisi reggae tanah air, seperti:

  • Tony Q. Rastafara, pria asal Semarang yang cukup aktif memperkenalkan musik reggae di Indonesia. Ia banyak memasukkan unsur tradisional Indonesia pada musiknya.
  • Ras Muhammad

Pernah tinggal cukup lama di New York, tepatnya di daerah Queens, pengaruh musik reggae begitu kental pada dirinya. Hingga kini, ia dikenal kerap melantunkan lirik-lirik sarat akan perdamaian dan mengangkat tema budaya.

Baca juga :

Sejarah Musik Country

aneka sumber makanan pelancar asi